Sabtu, 31 Maret 2012

"..jadi laki-laki itu yang berpegang teguh pada apa yang sudah dikatakannya, intinya komitmen dengan janji diri sendiri.." (Bapak, 2011)

Sabtu, 24 Maret 2012

Latihan Kepemimpinan dan Menejerial Mahasiswa


          LKMM, begitulah kegiatan ini sering disebut kebanyakan orang, umumnya civitas di Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada. Sebuah kegiatan upgrading atau peningkatan mutu bagi para kader pengurus baru organisasi mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Geografi (BEM KM FGE). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang terus dilaksanakan dari tahun ke tahun sesuai dengan terus bergantinya kader-kader yang ingin berkontribusi bersama. Agenda itupun secara penuh dipegang oleh departemen PSDM, salah satu departemen yang ada di dalam BEM KM FGE, yang merupakan departemen yang punya fungsi vital dalam kaderisasi anggotanya. Kegiatan ini biasanya dilakukan di luar kampus, hal itu lebih dikarenakan selain melakukan urgrading juga agar kita sebagai mahasiswa lebih dekat dengan alam dan masyarakat luas. Karena nantinya saat kita sudah lepas dari jubah yang bernama mahasiswa ini, kita akan benar-benar berbaur dan berkontribusi bagi masyarakat. Itulah tujuan inti dari kegiatan itu, LKMM.

            Sebelum tahun menginjak 2012, Fakultas Geografi telah usai mengadakan kegiatan yang paling demokrasi bagi para civitas, yakni memilih ketua umum BEM KM FGE dalam sebuah Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA). Lanjutan dari kegiatan tersebut yakni LKMM itu sendiri, karena dengan bergantinya sebuah kepengurusan maka akan digantikan oleh kepengurusan yang baru. Pada LKMM tahun ini diadakan di sebuah desa, Desa Gondang Legi, Kec. Pakem, Kab. Sleman, DIY, tepatnya sebuah pemukiman masyarakat yang dulunya dijadikan tempat pengungsian pasca bencana erupsi gunung paling aktif yang ada di Pulau Jawa, Gunung Merapi. Disana terhampar rumah-rumah semi permanen buatan LSM yang menjadi garda terdepan dalam mitigasi pasca bencana ini. Deretan rumah itu terjejer sangat rapi, jumlahnya pun hampir lima puluhan buah. Tapi saat ini hanya tinggal beberapa rumah saja yang masih dihuni, lainnya sudah menempati rumah lama mereka yang hancur dan kemudian direnovasi kembali oleh pemerintah. Semoga dengan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk ikut berkontribusi bersama hingga akhirnya nanti bisa benar-benar berkontribusi nyata bagi rakyat Indonesia...Salam Kontribusi Membumi!!!

Rangkuman Materi Kegiatan LKMM BEM KM FGE 2012 - Geografi Bersatu

Ø  Jum’at, 16 Maret 2012

Oleh : Mas Qodar (FTP), Presma UGM
            Blog: sidikprasojo.wordpress.com
            Ringkasan :
            Mengembalikan energi dg mengembalikan segala hal pada sang khaliq, Evaluasi diri.
            Oleh : Sidik Prasojo (FaPet), Mapres UGM 2010
            Ringkasan :
            Manajemen waktu, ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan hal tersebut antara lain, Niat, Tindakan, Punya visi yang berbeda, tetapkan tujuan hidup. Hal lain yang menunjang yakni, Tepat segera, fokus target, Prioritas posisi, jadwal matang, dan rutin/tak putus-putus. Kegiatan yang mendukung tuk diwujudkan dalam hal ini adalah punya paper, olahraga, kebutuhan lain (pemahaman agama), akademik..

Ø  Sabtu, 17 Maret 2012

            Oleh : Noviah Wongso S (Fisipol), Menteri Kastrat BEM KM UGM 2010
            Ringkasan : Peran dan fungsi mahasiswa
            Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa sekaligus sebagai pemegang estafet berikutnya. Adapun fungsi mahasiswa : Agent of change, Mental of voice, Social of control
Organisasi kampus merupakan tempat untuk belajar tentang melatih kepekaan sosial, kekritisan dalam berfikir, dan pengabdian masyarakat.

            Oleh : Ridwan Budiman (Fisipol), jurnalistik di Koran Jakarta
            Ringkasan :
            Manajemen isu adalah proses untuk mengorganisasi secara efektif, efisien, dan optimal sebuah isu. Isu besar dibuat untuk tujuan besar. “Isu lebih besar menutup isu besar, Isu besar dipolarisasi oleh isu sedang, Isu besar diganggu isu baru...” 

            Oleh : Aji Prakoso, Menteri BEM KM UGM 2010
            Ringkasan :
BEM hari ini berbeda dengan BEM masa lalu, maka temukanlah hal-hal yang berbeda agar BEM  kali ini lebih dari BEM masa lalu..
Bahasa Indonesia adalah harta, maka kita harus bangga akan hal itu..
Ciptakanlah landasan yang kuat..
(Ke-BEM-an),
1. Jadikan apa-apa yang ada di BEM sebagai kewajiban, melainka jadikan kebutuhan/ tantangan.
2. Lakukan peran kalian di dalam BEM, Jangan sekadar numpang predikat anak BEM
3. Apa yang kalian lakukan saat ini di BEM adalah investasi masa depan
4. Peduli pada lingkungan sekitar

            Oleh : Lutfi Hamzah (Fisipol), Presma BEM KM UGM 2011
            Ringkasan :
            Ada tiga dasar sifat leadership :
1. Moralitas optimis
2. Intelektualitas
3. Realisasi
            Prinsip seorang pemimpin :
1. Mampu membuka jalan keluar (optimis)
2. Stabilisator
3. Orang yang paling awal merasakan penderitaan dan orang yang paling akhir merasakan kebahagiaan
4. Teamwork


Yogyakarta, 19 Maret 2012
            

##############


Sabtu, 10 Maret 2012

Mereka (OCEAN) di mata saya!


Corat-coret sederhana pelipur rasa rindu pada OCEAN(sbuah keluarga besar dg berbagai romansa)..Kumpulan kisah masa "Putih-Krem",yg kan slalu terkenang hingga hela nafas ini terhenti.. ;)
Thank's!

                                             ###############################

Cewe yg slalu dpanggil paling awal dalam segala hal & brbagi keadaan,namun pnya 1001 asa prcaya diri yg sya kira tak smua orng pnya akan hal ini..bahkan itu (brat badan.na) tak jadi kendala.Tiga thun brsama takan hilangkan rasa hormat sya,,SALUT! <agustina tri wahyuni>

5Oktober09,awal “Tragedi BIO”,sbenarnya hal ini takan pnjang andai tak banyak mulut yg mngeluarkan keharimauanya(ju2r rada kcewa).Kmu hnya korban,jdi maav yia,.Cewe BEL,dismatkan krna khadirannya d klas dg scara lngsung akan mmbunyika bel skolah(tanda jam masuk),entah alasan apa tetap sja,Ana si cwe telatan,,
<ana nur latifah>

Cwo dg kpribadian ganda,”trkadang” terlihat keren tak jarang jg sbaliknya..Tpi satu hal yg mmbuat sya bngga..Jiwa Kpemimpinannya,luar biasa!!! KETU OCEAN spanjang masa(jane tah lngka sing milih mung ngajukna dwek,personal democracy).Hingga d ujung kkuasaanya,ia pun galau,,antara cemen tau pngecut(suka tpi tak bernyali),hal ini jg yg hrus sya plajari! Kekeke.. <andhika ramadyan>

Pejantan ‘korea’ yg mnghuni salah satu bangku OCEAN,,Cakep,Co.ol,Super tenang(krna bginya senyum itu mahal),atletis,rendah hati,pokoknya LAKI bgd..ckup 2 hruf tuk wakili smua itu..AI..WAKETU yg diangkat krna pingin beken! <andika wisnu prasetya>

Otak,jiwa,langkah,raga,bahkan ruh.na pun hnya demi&untuk OCEAN. Wanita pling sibuk yg prnah sya temui dg rtusan lmbar kertas yg slalu mnghiasi ksepuluh jarinya,hanya untuk menagih sgala kbutuhan dmi kmajuan para penghuni OCEAN.Dan yg slalu berdiri d garda trdepan OCEAN!Aset berharga sepnjang msa putih-krem.
<arih afra inayah>

Si kodok ijo,salah satu anggota ‘sekawan kodok’ yg sdah pasti nda bsa anteng layaknya perempuan,isine mung mbyayaan ksana kmari,cemplang cemplong dan yg jelas pingin slalu tampil beda!(mngkin itu visi dri sekawa kodok,tampil bda!). <awanda nosi dera yanfaire>

Sosok yg paling ambisius dlm sgala hal(trutama nek futsalan) yg menghiasi kberagaman OCEAN,lelaki yg tertakdirkan lahir di daerah Makam(tanpa alamat yg jelas).Baginya gaya itu numb one,bsa dliat dari tunggangannya(kren kn!) yg jga punya rasa pada “si Chonun”,.Hehe! <aris setiawan>

Cumie,1/2 laki yg paling dermawa,dan tak pandang bulu dalam bergaul,.dan sering djadikan tumpuan keuangan(donatur terbesar)anak laki2 tuk capai satu kta sepakat,Gratis!,Namun sayang saking dermawannya terkadang sring jg ditipu(payah!),, <deangga satrio yonifan>

Melejit! Sekata yg mnggambarkan karakternya(mav,soale sya krg pham),. <devi hanisah>

Si pecinta Biologi,yg sdah pasti jdi tumpuan klompok kami(sya,cit,can3,,jane pinter2 mung males,yia ra?),,hehe! Pokoknya biologi bgt lha..yg d akhr msa sma.na dkat dg “Ariel Kecil”, <dewi nur maharani>

Si kodok biru,salah satu anggota ‘sekawan kodok’ yg sdah pasti nda bsa anteng layaknya perempuan(staun lalu),tpi skarang kodok yg satu ini sdah mulai brubah.Salah satu patner dlam terbntuknya AK OCEAN,,good patner lah!,, Tpi yg jelas ia korban dari si coro(trut priatin!)  <dhien citra karima>

Cwo gendut(the bigboz) dg sejuta mortir semangat,yg slalu mngadakan patroli mandiri kliling sma,selain itu ia jg sosok pngamat bola yg bisa d perhitungkan&mrupakan fisikawan sejati! Dan laki2 yg slalu salah(nek nggarap maten no.39!) <diga aldial safedhana>

Cwe penggila artis2 korea,,yg mngimajinasi.nya agar bsa terbang ke Korea(aneh?tpi itulah mmpinya),yg scara tidak lngsung mracuni sya tuk mmahami Han Hyo Joo(tpi mmg bneran cntik wi,kekeke!).. <dwi inayah rahmawati>

Afgan.is.me! itulah bayangan hidupnya,tpi tak mngapa(sya kira wajar).Cwe yang pnya sisi lain serta tingkah laku yg sulit d tebak,terkadang lontarannya mmbuat kami tersenyum manis,namun dbalik smua itu ia so2k yg bersahabat itulah M(bca;eM) <emi nurul latifah>

Si penggila MU+Chicarito(team yg slalu ga2l nek lwan Barca),Cwo yg pnya obsesi jd vocalis Linkin Park(soale suarane seru bner,Loudspeak!)&pnya daya tarik yg luar biasa(kye ju2r lo),dan sisi yg pling mnarik ialah dia pnya rasa tpi terkadang kandas,bktinya dg si buntutkucing. Dan PeDe adlh plajaran yg sya dpat dri ksehariannya!Thanks!
<ganes yudha dwiyan prakasa>

Si cwo maco(kwe nek gelem fitnes!)yg pnya kmampuan dahsyat di bdang grafis(jane aku y nduwe,nek glem tek asah,,hehe) dan yg selalu jadi tumpuan OCEAN dalam mendesain brbagai hal bahkan smpai tingkat SMA(kwe tah anu sma kpeksa).Dan yg paling aneh ia pnya pncaran psona yg bsa buat kaum hwa klepek2/entah apanya?! Parahnya lgi pnyakit yg d deritanya,THTM(tmbah melar,kwe jare citra),. Intinya sya kagum pnya kawan gila spertimu!!
<ichsan ardy pratama>

Visca Barca! Kawan sehati yg tlah mnemani sya spnjang msa Putih-Krem(3taun brsama,dri PULSA smpai jd OCEAN),pnya hal2 yg bsa sya jdikan plajaran hidup;kpribadiannya,pola pikir,bahkan gya brcintanya pun mngilhami sya(akbatnya fatal:cemen!),tpi tak apa itulah romnsa msa skolah. Hal ini pun brujung dg trbentuknya “Trimascemen”(ilham,bdugul&saya).Jujur sya tak rugi bsa mngenalmu,mkasih boi!! <ilham fattahilah>

Lele,cwe pngikut gya modis yg bsa dbilang paling update soal trend2 gya terbaru(majalah berjalan).Penggoda klas ka2p,korban utamanya adl cwo korea made in OCEAN,wish-new(AI)hehe! Anehnya ia jarang mmbuat krusuhan d klas(nda asiik!),tp itulah Lele si cwe update! <indira lyliani hapsari>

Inem si kodok ungu,salah satu anggota ‘sekawan kodok’ yg sdah pasti nda bsa anteng layaknya perempuan,isine mung mbyayaan ksana kmari,ska dagang,cwe pling rumit yng sya knal,ciri yg paling mlekat pada pribadinya yakni cerewete pol!!tpi d balik smua itu trnyata pcinta anak kcil jg(bkan pedofil lo!),. <irene fitriane>

The silent boy itulah Joni bin Ibnu Wasis yg sya tahu,baginya diam itu emas,Islam adlh segalanya,dan ibunya adlh org yg pling ia hormati.Sikap dingin pun mnjadi ciri khas ksehariannya,pesepeda tangguh yg luar biasa,tmpat curhat msalah agama,pendingin hati ini kala keruh oleh hal duniawi.Joni,salah satu harta maha karya.NYA! <joni apriyanto>

Can3,target utama hina.an sya(itu dulu&sya khilaf).Jarang bertingkah tpi te2p enak d ajak ngobrol(tp bkan gosip),.Salah satu cliquers yg bsa d bilang kurang update! <kentri hernawati>

Sosok pria yg slama msa SMA tdk prnah marah sama skali,bersahaja,asiik&rame.(“Nek aku mandan gede sepetil tek antemi siji-siji”,pernyataan yg kluar dri pribadinya karna mgkin sering d remehkan,).Diam tpi mnghanyutkan itulah kukuh. <kukuh bintang prianda>

Terlalu diam shingga sulit bgi sya untuk menilainya,,tpi sya pikir ia sosok yg baik&bersahabat!(bukti:Pnitia AK OCEAN diajak maem dirumahnya,hehe).<kurnia prasetyaning pangesti>

Karna ketekunannya,ia bsa melejit bak roket luar angkasa! Hebat&patut dijadikan teladan! Wanita yg pnya mmpi pingin skolah k Japan,penggila komik no.1&tmpat pminjaman komik Naruto sing ra mbayar/Gratis!! Mkasih Lin! ;) 
<lina puspitaning rahayu>

‘Oim’ the Kaito KID,orang paling menjengkelkan!(ngomonge salah akeh,tpi msti hasil akhire beda karo lambene). Dia bukan pintar tpi cerdas,Lintang khidupan masa kini! Cwo “garnier” 2011,. <muhammad hafizh abdul aziz>

King of Chord,mgkin ini jga yg mmbuatnya bsa berkmbang&mencetuskan lahirnya Trimascemen,. Sikapnya yng keras ternyata tak selaras dg hobinya(masak??).Dan karnanya sya bsa renang!Trims!  
<muhammad iskandar zulkarnain>

Wanita Gerbang,mgkin yg sya tahu selama dua thn bersama ykni hal tsb..karna dari 40 batu nisan yg paling awal berangkat adalah Ninda, tpi ia sosok yg bsa dibilang paling tertata.Hal yg paling berkesan:ia pernah deket sma cwo korea made in OCEAN(tp mgkin skarang sudah kandas!),. <ninda mustika khasanah>

Sosok wanita berjiwa satria!(mgkin laki tulen bsa kalah saing,sing nyekel OCEAN kye!!),   
<nugrahita putrid swastika arum>

Si Poni,perempuan yg ternyata bkan kturunan asli Arab.Terkadang pipi.nya yg memerah mmbuat para kaum adam menjerit histeris! Sosok yg rame tpi te2p legowo,Satu hal yg sya dapat ialah,”Menyakitkan, tapi dikenang! Itulah intuisi cinta”. <puji sri rejeki>

Si Coro(cwo ramantis),bekas KETUMBHAR yng terkesan congkak karna pnya sdikit perbedaan,lesung pipi,mngkin ini jga yg mmbuat bnyak daftar wanita dalam perjalanan hidupnya..sya akui ia sosok yg gentle,.Sisi lainnya ia cwo yg bijak yg mudah untuk berkomunikasi dg siapapun,.Pelajaran yg bsa dipetik dri pribadinya ykni,” Romantis terkadang butuh kompatibel”. <rahardika nur permana>

Si Butter,Wanita super sederhana yg sya kenal,nda banyak omong,simple,tak sombong,jaim,apa adanya&pnya kpribadian yg menarik.Mgkin hal ini jga yg mmbuat dua jejaka terpikat(sayang, keduanya ga2l!).Selain itu ia adalah sosok Angkoters sejati,penunggu setia mobil orange dg nomer 4 atau 5.Banyak hal yg sya dapat dari pribadinya salah satunya,” Orang polos terkadang punya daya pikat(magnetis)) tersendiri”.Nuwun! <ria candra dirgantara>

Spesies langka yg dimiliki OCEAN,setiap langkahnya seolah pnya daya pikat,sosok yg jenaka,banyak tingkah,paling axis,tpi rajin mgkat les! Bagaimanapun wujudnya,sya bahagia bsa bertman dg sosok yg satu ini(walau sya yg sering rugi/tombok!).Visi hidupnya ialah,”Sing penting nggaya!”,. <rino prawijaya>

Si Ariel kecil,pendiam yg bersahaja,yg pnya dua kali cinta tpi sayang ga2l diungkapnya.Pecinta Kimia yg pnya pandangan logis! <suhandono>

Wanita paling sibuk yg sya temukan,ceriwis,byayaan(ra tau anteng),PeDe,tpi menyenangkan..sosok penggembira sejati(bkan pnghibur lho!) <vera danita>

Wanita pemikat banyak hati,mgkin karna keterbukaanya akan berbagi hal&enak diajak ngobrol(dan Kukuh adl pnemu potensi awal itu).Pnya pendirian paling keras bahkan secarik puisi tak mempan tuk luluhkan hatinya..karib sejati absen 27&sosok bendahara paling mmbosankan(terlalu sregep nek nariki!) <vertika rumtyastuti>

Si kodok merah,salah satu anggota ‘sekawan kodok’ yg sdah pasti nda bsa anteng layaknya perempuan,isine mung mbyayaan ksana kmari,pendiri golongan paling eksis d OCEAN.Cwe paling setia trutama pada “si spesies langka”(3taun brsama lbih dari skadar cukup!).Si pembuat gaduh OCEAN,itulah Wiwit! <wiwit aji s>

Cah cilik sing paling meneng,tak bnyak tingkah tpi ckup bersumbangsi tuk OCEAN,,Duet sejati.ne Babeh nek lagi ngedit/pa gwe desain! <yulisna gita hapsari>

Madridista pling setia & Si pemilik nama terpanjang d OCEAN! Bersahaja,sosok yg asik,ra pelit(kcuali duit),tmpat bertukar pkiran,pokoke kepenakan lha! <yunias afifah>

Wanita berkacamata yg paling garang,penggila tokoh Shinici,tpi te2p enak diajak kerjasama dan dmintai pndapat.nuwun!  Anak yg slalu menjadi pnutup sgala hal d OCEAN(koredan si/buntutkucing!) <zahra amany permatasari>


                                                                   Created by
                                                         Gilank_serabiOCEAN32
                                                                 Supported by
                                                   serabiOCEAN-celotehserabi'



                                                                 copyright@2011

Big Family : PAINEM


 Ini tentang sebuah masa. Masa dimana kami semua tergabungkan dalam satu keluarga nan besar. Terdiri dari empat puluh anak, yang kesemuanya adalah manusia – manusia yang terlahir ke bumi Allah ini dengan fitrahnya masing – masing. 
  Dari anak pegunungan di ujung sana, anak kota yang tetap santun dengan pola tingkahnya, lalu anak desa yang sangat polos, termasuk saya ini. Pertama kali kami dikumpulkan, kami masuk dalam sebuah ruang dengan ukuran hampir 64 m², dengan warna hijau nan asri mengelilingi kami, taburan hiasan yang ada di setiap sisi dinding mulai dari gambar sepasang pemimpin negeri ini dengan senyuman yang khas, yang terpisahkan oleh sebuah lambang negara yang sangat gagah,burung garuda,lalu tokoh2 dunia yang telah banyak berkontribusi untuk negerinya dan pada bidangnya masing2, berbagai diagram statistik seperti jumlah penduduk, pendapatan per kapita dsb. Yang semakin menjelaskan bahwa kelas sementara yang kami tempati ini adalah ruang kelas mata pelajaran ekonomi dan kesemuanaya semakin memotivasi kami untuk menimba ilmu di sini (SMA GANESHA). Awalnya suasana kelas kami ini sangat tak kondusif, mereka sibuk dengan urusannya masing2, diam tanpa saling sapa bahkan untuk sekadar kenalan. Kami adalah kumpulan anak2 yang tergabungkan oleh sistem random, dimana setiap kelas harus terbagi rata jumlah siswanya dari kelas X-1 hingga X-9. Kami kini menjadi penghuni baru warga PAINEM*, sebuah nama yang entah dari mana kisahnya. Aneh memang, tapi inilah kami...
            Awalnya tergabung dalam kelas ini terasa mengerikan, karena antar satu dengan yang lainnya masih awam. Mungkin semua penghuni kelas ini adalah raksasa² ilmu dari biologi, fisika, kimia atau bahkan matematika. Hingga tiba suatu masa dimana kelas ini sudah hampir berjalan sebulan bersama, dan semua pikiran² itu ternyata salah besar, PAINEM*  ternyata bukan seperti apa yang dipersepsikan oleh kami semua, karena pada kenyataannya kami ini adalah kumpulan anak yang aneh. Tidak begitu eksis, tak pernah di publish, terlalu diam dan seperti tak ada nyali. Seiring berjalannya waktu, masa itupun berputar melawan apa yang mencirikan kelas kami dari tanggapan berbagai guru mapel. Kelas kami bahkan punya potensi yang sangat luar biasa besar yang tak pernah tersentuh tangan² ajaib guru kami. Hampir disemua mapel kami punya voulenteernya, dari mulai bahasa, mipa, agama dan berbagai bidang seni. Entah energi apa yang meledakkan kami hingga yang tadinya tak ingin begitu dikenal bahkan lambat laun kelas kami popular dengan sendirinya, inilah PAINEM* yang saya tau...
            Inilah masa SMA kami, masa yang benar-benar menakjubkan dan lebih dari sekadar luarbiasa, yang semoga akan selalu terkenang hingga hela nafas ini tak mampu lagi mendetakkan otot jantung kami. Empat puluh manusia yang kini telah menyebar ke berbagai belahan Indonesia (masih cakupan Jawa&Sulawesi). Walau kini kami sudah pada ranah rantau kami masing², untuk mewujudkan mimpi² masa SMA kami, semoga nantinya kami dapat berkumpul lagi disebuah masa, masa dimana kami tersenyum dengan senyuman paling indah...    :)
 
“Kelak masa pasti kan berganti,
Mengikis semua kenangan yang telah kita lalui,
Namun semoga suatu hari nanti,
Kita bertemu untuk mengingat masa-masa ini,
Masa kejayaan kita yang tak akan pernah berlalu,
Dan tetap tertata rapi dalam hati dan sanubari”

      *note: perubahan nama disesuaikan dengan kondisi
             PAINEM > OCEAN > Soesno2djie in Ocean
  

                                         Yogyakarta, Maret 2012

                                                       RIDLO GILANG WICAKSONO                                                                                    

                                                                     




Kompatriot SERABI,

              Kompatriot SERABI. Empat hati yang lebur dalam satu ikatan batin, persaudaraan, yang berawal dari duduk sederet dan sama rasa. Entah dari mana asalnya yang jelas kami tersatukan oleh itu. Serba-serbi itulah yang membuat kami mengukuhkan diri sebagai bagian kecil dalam penggerak keluarga besar PAINEM, karena keanekaragaman yang kami miliki dalam berbagai hal dan bidang, kami mencirikan diri kami sendiri dengan tetap berlandaskan kerendahan hati. Kami memang bukan anak² yang terlahir dari keturunan ningrat atau bahkan berdarah biru, kami hanya anak² yang punya tekad besar untuk mewujudkan mimpi kami.
            20 Januari 2011, hari yang menyatukan persaudaraan kami, SERABI OCEAN. Yang terdiri dari Puji Sri Rejeki, Rahardika Nur Permana, Ria Candra Dirgantara, dan Ridlo Gilang Wicaksono. Lab. Bahasa Inggris dan Lab. Komputerlah yang mempertemukan kami. Disini kami bertukar tentang banyak hal, pemikiran, ide, ilmu, namun tidak untuk masalah uang saku. Terkadang paradigma kami pun berbeda dalam suatu hal namun itulah yang merekatkan. Banyak kisah yang telah kami urai selama masa SMA, semoga kisah kita selalu terkenang sepanjang masa dan kita akan tetap  satu walau kini kita telah sangat jauh terpisah, namun semua demi terwujudnya mimpi² kita, Puji yang masih di ranah tercinta Purbalingga Perwira, Dika yang merantau di bagian timur pulau ini, di kota perjuangan Surabaya, Ria di pusat administratif Jawa Tengah yaitu Semarang, dan saya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Itulah awal peta mimpi kami!!!

Jumat, 09 Maret 2012

Biografi "Luis Suarez"


Nama Lengkap : Luis Alberto Suárez Díaz
Tanggal Lahir : 24 Januari 1987 (umur 24 tahun)
Tempat Lahir : Salto, Uruguay
Posisi Bermain : Striker
Klub Sekarang : Liverpool
Nomor Punggung : 7
Tim Nasional : Uruguay


Luis Suarez adalah pemain sepakbola internasional Uruguay yang bermain secara profesional untuk Liverpool

Suárez dibesarkan di Salto bersama enam bersaudara, dengan seorang ibu tunggal. Pada tahun 2005, ia mulai karir profesionalnya di sisi Montevideo Nacional. Kakaknya Paolo Suárez juga pemain sepak bola profesional.

Dia pindah ke Belanda dengan sisi Eredivisie Groningen pada tahun 2006 pada usia 19, sebelum pindah ke Ajax pada tahun 2007. Dia membuat dampak yang besar di klub Amsterdam sebagai striker pendukung dengan striker utama awalnya yang Klaas-Jan Huntelaar, kemudian Marko Pantelić, dan kemudian Mounir El Hamdaoui. Setelah kedatangan manajer Martin Jol di Ajax pada tahun 2009, Suárez dijadikan kapten klub menyusul kepergian Thomas Vermaelen ke Arsenal. Suarez pindah ke Liverpool untuk € 26.500.000 pada bulan Januari 2011, sebentar menjadi pemain klub paling mahal.

Pada tahun 2010, Suárez bernama Pemain Belanda of the Year, setelah berakhir musim ini sebagai pencetak gol terbanyak di Eredivisie dengan 35 gol dalam 33 pertandingan liga (49 gol di semua kompetisi). Pada tanggal 5 Agustus 2010, Suárez menjadi seorang ayah, dengan istrinya membawa seorang bayi perempuan bernama Delfina di Barcelona. Juga pada tahun 2010, Suárez menjadi anggota kelompok memilih pemain yang memiliki mencetak lebih dari 100 gol untuk Ajax dalam pertandingan kompetitif, bergabung dengan pemain seperti Johan Cruyff, Marco van Basten, dan Dennis Bergkamp.

Karir Klub

tim Inggris, sebagai striker. Suárez juga bermain untuk tim nasional Uruguay. Karir Awal

Di Uruguay, Suárez bermain untuk Tim nasional uruguay. Selama waktunya dengan klub Uruguay di bawah manajemen Concon, ia memenangkan kejuaraan nasional dengan klub.

Groningen

Setelah itu musim sukses, Groningen dibeli dia untuk sekitar € 800.000. Selama musim pertama di Eropa, Suárez dilakukan baik di Groningen, mencetak 10 gol dalam 29 penampilan. Bermain mengesankan Nya menarik perhatian klub-klub Eropa lainnya dan, mengikuti musim, ia dijual ke Ajax untuk 7.5million pada tanggal 9 Agustus 2007.

Ajak


Pengalihan ini awalnya tampak hancur ketika Suárez kalah dalam kasus sebelum komite arbitrase Asosiasi Sepakbola Belanda. Pada hari yang sama, bagaimanapun, Ajax Groningen menginformasikan bahwa mereka akan bersedia membayar lebih untuk dia. Tanpa Suárez dalam line-up, Ajax memenangkan Johan Cruijff Shield sebelum awal musim 2007-08.

Suárez membuat debut resminya untuk tim di kualifikasi Liga Champions melawan Slavia Praha. Dalam pertandingan dia memenangkan tendangan penalti untuk Ajax, meskipun itu tidak terjawab oleh Klaas-Jan Huntelaar. Dalam debut Eredivisie untuk klub, dia mencetak satu gol, membuat tiga assist dan memenangkan denda yang lain, membantu Ajax mengalahkan yang baru dipromosikan De Graafschap 8-1. Dalam debut rumahnya di Arena Amsterdam, ia mencetak dua gol melawan Heerenveen untuk melanjutkan awal yang sangat baik untuk karir Ajax-nya. Dia kemudian mencetak hat-trick untuk klub dalam pertandingan liga melawan Willem II, untuk mengambil golnya untuk Ajax sampai 14 gol dalam 27 penampilan. Dia mengakhiri musim pertamanya bersama Ajax dengan 20 gol dalam 40 penampilan.

Suárez menerima banyak perhatian negatif pada musim 2008-09, karena tingginya jumlah kartu kuning yang ia terima.  Ia diberi kartu kuning ketujuh melawan Utrecht dalam kemenangan 2-0 untuk Ajax, yang diterima dia suspensi terhadap Den Haag  Dia mengakhiri musim 2008-09 dengan 22 gol dari 31 pertandingan di liga, menyelesaikan kedua dalam tabel top-skor, tujuan di belakang Mounir El Hamdaoui dari AZ.


Pada musim 2009-10 Suárez mencetak gol pertama liga dalam pertandingan kedua melawan RKC Waalwijk pada tanggal 8 Agustus 2009, mencetak hat-trick dalam kemenangan 4-1, dengan gol kedua menjadi kecaman yg pedas 25 meter. Dia menambahkan gol dengan mencetak dua gol melawan saingan berat PSV Eindhoven, meskipun finishing di pihak yang kalah sebagai Ajax kalah 4-3. Dalam leg pertama play-off putaran-dari UEFA Europa Lembaga yang dibentuk baru-Liga, Suárez terjaring empat gol dalam kemenangan 5-0 atas Slovan Bratislava pada tanggal 20 Agustus 2009. Sebulan kemudian, pada tanggal 20 September 2009, Suárez mencetak empat gol dalam kemenangan 4-0 melawan VVV, mengambil golnya musim ini menjadi 10 gol dalam tujuh pertandingan liga. Dia mencetak satu gol dan kehilangan dua denda sebagaimana Ajax mengalahkan Timisoara 2-1 untuk mencapai tahap sistem gugur Liga Europa. Pada tanggal 23 Desember 2009, ia mencetak enam gol dalam satu pertandingan melawan tim amatir WHC dalam cangkir Belanda membantu Ajax untuk menang dengan selisih catatan 14-1. Pada tanggal 11 April 2010, Suárez mencetak tiga gol pada paruh pertama sebagai VVV kali ini dikalahkan 7-0. Suárez mengakhiri musim 2009-10 sebagai pencetak gol terbanyak di liga dengan 35 gol (49 gol di semua kompetisi) dan diberi nama Pemain Belanda of the Year.

Pada awal musim 2010-11, Suárez mencetak gol ke-100 untuk Ajax, di rumah imbang 1-1 melawan PAOK di babak kualifikasi ketiga Liga Champions. [5] Pada tanggal 29 Agustus 2010, Suarez mencetak hattrick melawan De Graafschap dalam jauh menang 0-5. Pada bulan November 2010, Ajax Suárez diskors selama dua pertandingan liga setelah dia sedikit Otman PSV Eindhoven's Bakkal di bahu selama 0-0 menarik mereka pada tanggal 20 November 2010. Dia juga didenda jumlah yang tidak diungkapkan yang klub mengatakan mereka akan menyumbang untuk sebuah "tujuan baik". Surat kabar harian Belanda De Telegraaf bermerek Suarez yang "Cannibal dari Ajax". KNVB Suárez ini dihukum dengan suspensi selama tujuh pertandingan liga. Karena suspensi nya, Suárez tidak bermain liga apapun pertandingan di bawah manajer baru Frank de Boer. Pejabat terakhir pertandingan ia bermain adalah untuk UEFA Champions League di AC Milan. Dia terakhir terlihat dalam sebuah kemeja-Ajax dalam pertandingan persahabatan melawan Galatasaray dan dia mencetak gol terakhir dalam pertandingan persahabatan melawan Hamburger SV.

Liverpool

Pada tanggal 28 Januari 2011, Ajax menerima tawaran £ 23.000.000 (26.500.000 €) untuk Suárez dari klub Premier League Liverpool FC. Keesokan harinya, Suárez lulus medis dan menandatangani kesepakatan lima setengah tahun yang akan membuat dia dengan klub sampai 2016. Ia menjadi penandatanganan rekor klub untuk sekitar 1 jam dan 30 menit sampai kedatangan Andy Carroll dari Newcastle United. Suárez membuat debut Liverpool pada tanggal 2 Februari melawan Stoke City di Anfield, datang dari bangku cadangan pada menit ke-63 untuk mencetak gol kedua Liverpool di depan Kop ketika mereka memenangkan 2-0.Suárez memulai pertandingan pertama untuk Liverpool melawan Wigan Athletic pada 12 Februari 2011, ia mendapatkan penghargaan LFC.TV MOTM untuk penampilannya. Pada 20 Februari 2011, Suárez melakukan perjalanan kembali ke Amsterdam ArenA untuk perpisahan emosional kepada pemain Ajax AFC dan para pendukung mereka. Suárez menyatakan bahwa Ajax akan selalu dalam hatinya dan diberi tepuk tangan meriah 10 menit dari para fans yang kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Liverpool "Kau Tak akan Walk Alone." Dalam pertandingan berikutnya, Suárez dibantu Glen Johnson dengan tujuan untuk menarik tujuan kembali setelah 2-0 akan turun melawan West Ham United, namun Liverpool melanjutkan pertandingan kalah 3-1. Suárez dibantu dua dari tiga gol Dirk Kuyt sebagai Liverpool mengalahkan Manchester United 3-1 pada tanggal 6 Maret 2011. Pada tanggal 20 Maret 2011, di pertandingan melawan Sunderland, Suárez mencetak gol kedua Liverpool dari sudut yang ketat, membuat skor 2-0 untuk Liverpool.

Karir Internasional

Suárez melakukan debutnya untuk Uruguay pada tanggal 8 Pebruari 2007, dalam kemenangan 3-1 melawan Kolombia. Ia dikirim-off di menit ke-85 setelah menerima kartu kuning kedua. Suárez sejak terus berpartisipasi dengan tim nasional Uruguay, menjadi starter dalam empat pertandingan pertama kualifikasi Piala Dunia 2010. Ia telah mencetak dua gol dalam empat pertandingan, melawan Bolivia dan Chile, membentuk sebuah kekuatan mematikan yang mencolok dengan rekan senegaranya Diego Forlan.

2010 FIFA World Cup

Pada tanggal 1 Juni 2010, Óscar Tabarez mengumumkan bahwa Suárez akan menjadi bagian dari skuad akhir 23 berpartisipasi dalam Piala Dunia 2010. Suárez adalah starter dalam kelompok ketiga Uruguay pertandingan di Piala Dunia. Pada tanggal 22 Juni, dia mencetak gol pertama melawan Meksiko dan membantu Uruguay memenangkan kelompok mereka. Pada tanggal 26 Juni 2010, selama Putaran 16, ia mencetak dua gol melawan Korea Selatan dalam 2-1 menang dan menempatkan Uruguay lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak tahun 1970. Selama Piala Dunia 2010 Suarez mencetak tiga gol, membuat enam penampilan, bermain selama 543 menit dan menerima satu kartu merah. Pada Piala Dunia, Suárez merupakan bagian integral dari tim Uruguay yang mencapai semi final, membentuk kemitraan yang tangguh dengan Diego Forlan, mencetak tiga gol, sebelum akhirnya kalah dari Belanda (Suárez diskors untuk semi-final melawan Belanda ). Dia menjadi terkenal di seluruh dunia selama pertandingan perempat final melawan Ghana untuk menangani bola pada baris di menit terakhir perpanjangan waktu dan kemudian merayakan denda selanjutnya Asamoah Gyan lewatkan. Uruguay memenangkan hukuman tembak menembak yang di ikuti.

 

Kamis, 08 Maret 2012

Buah Kesederhanaan

Di sebuah gubuk kecil inilah, sebuah kesuksesan dimulai. Memang benar untuk saat ini mungkin sulit dibayangkan bahkan bisa dibilang langka dan tak realistis. Dari sebuah gubuk yang hampir roboh, tepatnya di tengah-tengah kumpulan pohon bambu yang menjulang tinggi dan memberikan suasana sunyi nan kelam. Di samping hamparan sawah, sebelah utara sebuah perumahan, yang diapit sepasang kolam ikan dan sebuah kandang sapi tepat di depannya, yang berhunikan tiga ekor sapi milik pak Sirin, seorang petani dan peternak yang memberikan sepetak tanah demi tegaknya gubuk kusam itu.
Dalam gubuk sempit yang hanya berukuran 4×5 meter itu, ditempati oleh keluarga kecil yang hanya terdiri dari tiga anggota keluarga. Yakni pak Sutir, lelaki berusia 67 tahun, bu Min serta Midah, anak tunggal yang sangat patuh dan santun pada kedua orang tuanya itu.
Kamis pagi ini ia mulai dengan pergi sembahyang ke surau Al-Furqon yang jaraknya 40 m dari gubuk tuanya, tepat di depan rumah pak Sirin. Selesai shalat, kira-kira jam 5 pagi ia sudah mulai berjalan menuju kebun melati yang menjadi ladang hidupnya, dengan topi caping di pundak yang tergantung karena seutas tali yang rapuh berwarna coklat itu  terikat pada lehernya, dan ember bekas cat yang nantinya ia gunakan sebagai tempat menaruh melati hasil petikannya itu. Memang menjadi pemetik melati bukanlah cita-citanya, namun hanya itu yang bisa menghidupi ia dan keluarganya. Setelah berjalan sejauh 3,5 km kini ia telah sampai di desa Kalimenur. Di kebun melati itu sudah terlihat empat orang pemetik yang lain.
“Assalamu ‘alaikum”, ucap Midah sambil memberikan senyum pada rekan kerjanya itu.
“Wa ‘alaikumsalam, tidak biasanya kamu berangkat sesiang ini?”, balas salah satu dari rekan kerjanya.
“Itu karena aku harus mengambil air di sumur surau untuk memasak”, jawab Midah yang sudah mulai memetik melati.
Setelah hampir satu jam mereka mengumpulkan melati, salah satu rekan kerja Midah mengatakan hal yang bisa dikatakan sangat pahit bila itu benar-benar terjadi.
“Apakah kalian sudah mendengar jika kebun ini akan dijadikan sebagai perternakan ayam potong?”, kata orang tersebut.
“Jangan asal bicara kamu”, kata Midah dengan raut muka bingung
“Tapi memang itu yang kemarin dikatakan oleh juragan Marno, Dah”, kata Siti meneruskan penjelasanya.
Mereka berlima pun berpisah menuju rumah masing-masing. Midah yang kini pulang dengan menggenggam selembar uang kertas senilai sepuluh ribu rupiah hasil petikannya itu, dengan raut muka yang berbeda 360˚ dari hari-hari sebelumnya. Mungkin semua itu karena ucapan Siti yang seolah-olah makin menyempitkan nafas didalam jiwanya untuk tetap hidup dengan semakin meningkatnya biaya hidup.
Sesampainya di gubuknya itu, ia menangis di bangku sambil menatap ayahnya yang terbaring lemah di tempat tidur yang berilantaikan tanah tanpa daun pintu.
“Apa yang sedang kau tangisi itu, Dah”, tanya ibunya yang pulang sambil membawa kayu bakar.
“Tidak ada apa-apa, mak”, jawab Midah sambil mengusap air mata yang bercampur dengan keringat hasil dari memetik melati yang ia lakukan tadi.
“Oh ya sudahlah”, jawab ibunya yang berjalan sambil membungkuk akibat usia yang mulai senja.
Empat hari setelah itu, ternyata apa yang dikatakan Siti benar-benar menjadi kenyataan. Seorang petani yang baru pulang dari sawahnya yang letaknya berseberangan dengan kebun yang menjadi lumbung kehidupan Midah itu memberi tahu pada Midah yang baru selesai shalat Ashar di surau,
“Bang, apa benar yang abang katakan itu?”, sambil duduk lesu di pintu keluar surau.
“Benar Dah, tadi aku melihat sendiri saat melati-melati itu di tebangi lalu kebun itu dibakar hingga tinggal abu dan asapnya saja”, terang bang Miun yang merupakan adik kandung pak Sirin.
“Tenanglah Dah, kau tak usah risau. Kau bisa mencari pekerjaan di perumahan sebelah, mungkin menjadi pencuci baju atau apalah yang kau bisa. Allah pasti punya jalan lain untuk orang sepertimu” tambah bang Miun sambil meraih tangan Midah yang masih meneteskan air matanya itu.
Bertambah beratlah beban hidup Midah kini, ia bingung terhadap apa yang akan ia lakukan esok hari untuk menyambung hidupnya. Hanya air mata itu yang mengerti apa yang sedang ia rasakan. Dalam hatinya bergemuruh seolah-olah ia ingin lari dari semua kenyataan hidupnya ini dan membunuh takdir yang telah menyeretnya kedalam sebuah kemiskinan nyata tanpa ujung. Namun bukanlah Midah bila ia tak bisa menyembunyikan semua prahara yang ada, dihadapan orang tuanya itu. Itulah sifat indah dari Midah yang tak ingin menambah beban pikiran orang tuanya.
Selasa pagi kini berbeda, Midah yang biasanya sudah berada di kebun untuk memetik melati kini masih berada di gubuknya sambil mencuci piring bekas makan semalam.
“Kenapa kau masih di sini? Kau sudah bosan? Apa kau marah dengan takdir hidup kita ini?”, tanya ibunya yang sudah tahu berita tentang lenyapnya kebun itu dari tetangganya.
“Tidak mak, tidak sama sekali, Midah hanya ingin berganti pekerjaaan saja untuk menutupi kekurangan hidup kita ini”, jawabnya seolah-olah tiada beban di pundaknya.
Setelah usai dari mencuci piring dan berbagai peralatan masak yang sederhana yang mungkin menjadi salah satu harta bendanya, entah esok hari, mungkin semua itu tinggal kenangan karena untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Midah pun beranjak dari tempat duduk dan menyalami ibunya kemudian ayahnya yang masih berada di kamar tua itu. Tak lama setelah Midah mengucapkan salam ibunya melamun memikirkan betapa berat beban yang harus ditanggung anak tunggalnya sambil menangis dan mendoakan segala sesuatu yang terbaik untuk anaknya itu.
Mungkin benar apa yang dikatakan bang Miun, Allah punya berbagai rencana yang tak bisa di tebak oleh umatnya. Hingga akhirnya Midah memperoleh pekerjaan untuk mencuci baju menggantikan pembantu bu RW yang tak bisa bekerja karena anaknya sedang di khitan.
“Terima kasih bu”, kata Midah.
“Sama-sama, besok kalau bisa datang kemari lagi, karena si bibi belum bisa bekerja”, ucap bu RW.
“Insya Allah, Bu”, jawab Midah dengan perasaan yang sedang mekar.
Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama karena baru sampai di depan surau, keadaan seolah-olah memudarkan perasaan Midah, ternyata benar gubuk usangnya sudah dipenuhi para tetangga yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya itu. Midah merangsak masuk ke dalam. Ia terdiam. Melihat ibunya menangis dan ayahnya yang sudah beranjak dari tempat tidur tua itu. Dan disekeliling ibunya hanya para ibu yang mencoba memberikan ketenangan batin untuk menguatkannya.
“Sudah dibawa ke puskesmas, Dah”, jelas ibunya sambil menangis.
“Siapa yang membawanya?”, tanaya Midah yang masih setengah sadar.
“Oleh mantri Rudi, orang perumahan sebelah, Dah”, kata ibunya.
Tak berapa lama kabar duka pun datang dan menambah sunyi sekeliling gubuk kusam itu. Ternyata pak Sutir telah menghadap Allah sesaat setelah merebahkan tubuh tuanya di tempat tidur pasien di pukesmas desa tersebut.
Hampir genap enam bulan, hari-hari yang dijalani keluarga Midah pun seolah berlalu begitu cepat. Kesunyianlah yang masih menaungi keluarga sederhana itu sepeninggal ayahnya. Namun, kini keadaan keluarga Midah jauh lebih baik dari yang sebelumnya, karena kini ia sudah menjadi pekerja tetap sebagai peronce melati di desa Cipawon, yang letaknya tak jauh dari bekas kebunnya dulu. Bahkan sekarang sudah bisa menutupi kebutuhan hidupnya. Sayangnya, keadaan yang sudah lebih baik itu ia rasakan dengan keadaan ibunya yang mulai sakit-sakitan. Ibunya kini sering keluar masuk pukesmas.
“Dah, kenapa kamu belum berangkat bekerja?”, tanya ibunya dengan nada lemah.
“Midah ingin menemani emak di sini, Midah ingin merawat emak, karena emaklah satu-satunya yang Midah miliki saat ini”, balas Midah.
“Biarlah emak berada di sini sendiri, dan biarlah Allah yang menjaga emak, Dah”, lanjut ibunya.
“Baiklah kalau itu yang emak inginkan, Midah akan berangkat bekerja”.
Bulan Ramadhan telah menyapa dan sudah menginjak minggu ke dua, namun kesehatan ibunya belum membaik bahkan semakin parah. Midah tak membawa ibunya berobat ke puskesmas karena itu permintaan dari ibunya, dan hanya di rawat di gubuknya itu. Hingga akhirnya setelah Midah menyantap sahur, ibunya benar-benar pergi untuk selamanya, 24 Agustus 2010, menjadi hari yang sangat berat dalam perjalanan hidup Midah, ia harus kehilangan harta terakhirnya, yakni ibunya.
Sepeninggal ibunya, hidup semakin sunyi, hanya sebatang kara tinggal di gubuk kusam itu. Namun hari demi hari ia lewati dengan tabah dan bertawakal pada-Nya. Hingga suatu saat tiba, dimana ia mendapatkan tawaran untuk mengasuh anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Bukateja. Hal ini ia peroleh berkat bantuan pak Sirin yang menceritakan kisah hidupnya yang membuat imam masjid sekaligus ketua panti asuhan tersebut, yang tinggal di perumahan sebelah, tersentuh dan merasa iri dengan kesederhanaan dan kebesaran hatinya dalam menjalani gerusan waktu dan takdir yang berat itu, pada saat beliau sedang melayat ibu Midah. Dan akhirnya, kini Midah menjadi pengasuh anak-anak yatim dan tetap bekerja sebagai peronce melati yang telah menghidupinya selama ini. Mungkin inilah buah kesderhanaan yang ia petik dari kebesaran hatinya.

                                                                                                Oleh  Ridlo Gilang Wicaksono

Rabu, 07 Maret 2012

Setapak mimpi



         21 Maret 2011, waktu baru menunjukkan pukul delapan pagi. Dimana semua siswa kelas XII sedang mendapatkan sebuah penjelasan dari Kepsek tercinta, Drs. Akhmad Khotib, tentang kelulusan dan perkuliahan. Setelah acara usai, siswa diberi keleluasaan untuk beristirahat.

Wicak   : (berjalan keluar dari Aula sekolah dan menghampiri Abdul)
              (menepuk bahu Abdul)
Abdul    : (menoleh sesaat, diam, dan acuh)
Wicak   :”Ada apa denganmu? Kau aneh, tak seperti biasanya.”
             “Bukankah kita baru saja diberi sebuah pencerahan tentang jalan masa depan kita.”
Abdul    :”Memang benar , tapi entahlah. Aku sendiri tak tahu dengan keadaanku saat ini, cak.”
Wicak   :”Kau sakit?”
Abdul    :”Tidak. Aku baik-baik saja. Aku sedang bingung dengan jalan masa depanku nanti.”
Wicak   :”Bukankah penjelasan tadi, setidaknya telah membuka jalan masa depanmu untuk melanjutkan ke bangku perkuliahan?”
“Dan mencapai titik tertinggi dalam hidupmu, yakni sebuah kesuksesan.”
Abdul    :”Hal itu benar. Namun, seolah batin dan raga ini berontak dengan apa yang telah dipaparkan.”
“Semua itu seakan tak bisa mengembun dipikiran dan benak hati ini.”
Wicak   :”Kau tak ingin melanjutkan kuliah kah? Lalu mau kemana? Bekerja? Dan bermodal ijazah SMA?”
Abdul    : (tersenyum)
“Kau kenal aku bukan?
Wicak   :”Benar. Aku mengenalmu. Aku tahu semua tentangmu. Hidupmu, mimpimu bahkan silsilah keluargamu pun aku paham.”
Abdul    :”Bagus. Itu berarti kau paham apa jalan hidupku dan apa prinsip hidup yang aku pegang.”
Wicak   :”Astaghfirullah!” (heran pada jawaban yang dilontarkan Abdul)
            “Kau benar-benar akan mewujudkan itu, bekerja?”
            “Kau bodoh, kau tak punya otak, dan kau tak punya perasaan. Kau bisa bayangkan, bagaimana nantinya perasaan orang tuamu?”
            “Pikirkan itu!”
Abdul    :”Kau benar, namun bekerja adalah mimpi dan tujuan hidupku.”
            “Itu pun kulakukan demi orang tuaku, ibu, ayah, dan kedua adikku.”
Wicak   :”Ayolah...”
            “Kau punya potensi yang besar, kau pintar!”
            “Kau bisa melanjutkan ke perguruan tinggi yang berlabel kedinasan.”
Abdul    :”Aku tahu!”
Wicak   :”Sekarang kau diam dan lihat aku!” (memegang kedua bahu Abdul)
            “Apakah karena kemiskinan dan takdir-takdir ini? Bukan kawan!”
            “Percayalah!”
            “Ayahmu pasti bisa mencukupi kebutuhan keluargamu, selama kau kuliah nanti. Yakinlah, kita punya Allah tempat memeinta segala sesuatu.”
Abdul    :”Hahaha...”
            “Kau masih yakin akan manfaat bangku kuliah untuk mengubah hidup ini?”
Wicak   :”Aku yakin, maka dari itu aku ingin mengajakmu untuk bersama-sama meraih setapak mimpi kita ini.”
            “Ayolah! Kau punya potensi yang luar biasa kawan!”
Abdul    :”Baik. Aku akan melanjutkan ke perguruan tinggi.”
            “Terima kasih kawan, kau telah membuka pikiran ini.”
            “Semua yang kau katakan ada benarnya.”
            “Tujuan hidup memang satu, namun ada beribu jalan mencapainya.”
Wicak   :”Sama-sama kawan.” (memeluk sahabatnya)


sumber: Naskah Ujian Praktik Bahasa Indonesia




Kerikil di dalam Sepatu


              Sebuah mahad yang didirikan atas usulan ustadz Muhammad Ridhwan dan haji Hadiono, terletak 5 km dari alun-alun kota. Walaupun baru dibangun, mahad tersebut berhasil menghidupkan dakwah islam di desa itu. Setiap selesai shalat Subuh, sebelum dan sesudah sholat Zhuhur, setelah sholat Ashar, setelah sholat Maghrib, dan kadang-kadang setelah sholat ‘Isya, setiap harinya diadakan kajian-kajian materi yang berbeda jenisnya.
            Seorang santri yang sering dipanggil Sahlan bertempat tinggal di sebuah rumah yang terletak di depan mahad di seberang jalan. Sekarang ia duduk di kelas XII IPA. Beberapa bulan lagi ia akan menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah. Ia semakin sibuk dari bulan-bulan sebelumnya.
            Di malam minggu akhir tahun Masehi setelah sholat ‘Isya, Sahlan biasanya membahas matan Al-Ajrumiyah dan Fathul Majid sejarah Kitabut-Tauhid. Namun, kali ini di mahad sedang diadakan Mabit untuk para santri kecil. Sahlan dan temannya, Sufyan, tidur di aula untuk menjaga para santri. Seperti biasa, Sahlan selalu bangun di sepertiga malam yang terakhir untuk sholat malam.
            Kembali Sahlan tidur, tidur yang lelap. Ia bermimpi, mimpi yang belum pernah ia mimpikan sebelumnya. Ia diajak kakak ipar sepupunya ke desanya karena sedang libur  sekolah. Tiba-tiba ia melihat segerombolan orang yang membawa patung dari batu, beberapa kilometer sebelum mencapai desa tujuan. Lalu sampailah ia di rumah kakak ipar sepupunya dan ia lihat di seluruh bagian desa itu terdapat anyaman janur dan didekatnya ada sesajen.
            Sahlan pun bertanya pada kakak ipar sepupunya.
            “Maaf kak, kulihat tadi sepanjang jalan, di setiap rumah pasti terdapat sesajen dan anyaman janur. Memang untuk apa itu?”
            Sekejap mimpinya beralih. Sahlan kini berada di masjid. Ia bertemu dengan orang yang tiba-tiba mengajaknya untuk sholat berjamah. Setelah dikumandangkan iqomah, berkata imam masjid kepada Sahlan.
            “Mas luruskan”
            Kemudian Sahlan sholat hingga sholat rawatib sesudahnya. Ia berniat sholat tahajud malam ini agar ia bisa lulus ujian. Saat ia pulang, ia melihat seseorang berambut keriting panjang hitam pekat berdiri di pintu masjid dan  menatap dengan jengkel kepada Sahlan.
            “Aku akan menunggumu sampai kau dapat menemuiku dalam keadaan baik”, kata orang itu.
            “Maaf, apa maksud anda?”.
Sebelum laki-laki itu menjawab, mimpi Sahlan beralih lagi. Kali ini ia sedang bersama teman-temannya di sekolah, kebetulan setelah pelajaran olahraga. Sahlan mengganti pakaiannya. Setelah itu ia langsung ke masjid Baitul Fitroh untuk shalat Dhuha agar ia bisa lulus ujian. Setelah salam kedua, tiba-tiba duduk disampingnya seseorang berambut panjang keriting hitam pekat terduduk di sampingnya memandang Sahlan dengan rasa benci.
“Aku akan menunggumu sampai kau dapat menemuiku dalam keadaan baik ”.
Kembali mimpi Sahlan beralih. Kini ia berada di dalam kelas, sedang mengerjakan ulangan umum semester ganjil. Sebelum memulai mengerjakan soal, seorang pengawas membacaka peraturan-peraturan untuk mengikuti ulangan umum semester ganjil. Seorang pengawas lain berkeliling untuk mengecek kartu tes. Saat pengawas itu tiba di dekat tempat duduk Sahlan yang ada di deretan belakang, pengawas tersebut memberi Sahlan sebuah kertas yang dilipat menjadi dua bagian.
“Maaf pak, saya tidak meminta kertas buram”.
“Ini tak ada hubungannya dengan ulangan, saya hanya menyampaikan kertas ini dari seseorang berambut panjang keriting hitam pekat. Dia menyuruh saya untuk meyampaikan secepatnya. Katanya penting”.
“Terima kasih, Pak”.
Sahlan memaparkan kertas itu. Saat kertas itu di balik ke sisi lain, terdapat tulisan di kertas itu
Ketidakjujuran akan mencelakakanmu
Walaupun kamu tak dalam keadaan ketakutan
Kejujuran akan menyelamatkanmu dalam setiap keadaan
Berbuatlah sesukamu, niscaya kau akan mendapatkan balasannya
Tak akan pernah berkurang
Timbangannya
Sahlan tak memedulikannya. Kalau ia tak bisa mengerjakan, tentu ia akan mencontek. Ia berpikir bahwa bukankah orang tua ingin nilai anaknya bagus.
Sesaat setelah ia membaca tulisan surat itu, ia terkejut. Semua peserta ulangan dan pengawasnya berubah menjadi pria berambut panjang keriting hitam pekat yang pernah ia temui. Sahlan langsung terbangun dari tidurnya dan membangunkan Sufyan dan beberapa orang lainnya. Berkatalah Sufyan.
“Kau kenapa, Sahlan?”
“Aku? Tak apa. Maaf mengganggu kalian”
Sahlan lalu pergi membawa catatan kajian tentang syirik dari ustadz Syaifuddin Zuhri, LC. Ia mencuci tangannya tiga kali, lalu berwudhu. Setelah itu ia pergi ke ruang di belakang aula untuk membaca catatannya. Lama-kelamaan ia pun tertidur dan bermimpi.
Sahlan berada di tempat kakak ipar sepupunya, desa yang penuh dengan sesajen dan patung-patung.
“Sebagian orang Islam sekarang lebih parah dari orang-orang jahiliyah”.
“Kenapa begitu?”, sahut kakak ipar sepupunya.
“Orang-orang jahiliyah menyembah berhala orang-orang yang saleh, sedangkan yang kita bicarakan ini, mereka mengagungkan Dewi Sri. Memang, siapa Dewi Sri? Tak ada asal usulnya”.
Lalu kakak ipar sepupunya membuang sesajen itu karena teringat dengan surat An-Nisa: 48 yang sering dibacanya oleh anaknya karena ia sedang menghafalkan ayat ini.
Mimpi Sahlan beralih. Ia sedang mengikuti KBM Kimia. Kebetulan pengajarnya humoris. Maka, ini memancing Sahlan dan teman-temannya untuk membual. Padahal yang disampaikan adalah benar, hanya saja pengajar membuatnya menjadi meriah. Lalu datanglah pencatat absensi siawa.
“Permisi, ada yang tidak masuk?”.
“Nihil”.
“Terima Kasih, pak. Oh ya, Sahlan , kemari sebentar”, Pencatat itu ingin bicara dengan Sahlan empat mata. “Seseorang yang berambut hitam pekat dan panjang lagi keriting berpesan agar kamu menjenguk sepupumu yang sedang sakit”.
Sahlan menolaknya karena ia sangat membenci sepupunya yang telah menghilangkan uang sebesar Rp 875.000 yang akan digunakan untuk membayar SPP.
Sahlan tiba-tiba berada di puncak gunung dan diikat kayu besar. Dan datanglah segerombolan orang berambut keriting tadi dengan membawa dua buah pedang pada masing-masing tangan mereka.
“Sudah ku katakan aku akan menemuimu jika kau sudah berubah jadi lebih baik. Namun, apa guna aku menunggu? Keadaanmu semakin buruk”, kata salah seorang dari sekelompok orang tersebut dan menghunuskan pedangnya yang membuat Sahlan memekik kesakitan.
“Ini untuk sholatmu yang tujuan awalnya menjadikanmu lulus ujian. Seandainya tujuan itu hanya disertakan saja, tidak kau jadikan ia sebagai tujuan utamamu, tentu itu lebih baik”.
Datang orang kedua dan menancapkan pedangnya ke lambung Sahlan, maka Sahlan berteriak sangat keras.
“Ini untuk ketidakjujuranmu. Bukankah telah sampai padamu bahwa orang jahiliyah sangat membenci ketidakjujuran. Bahkan sebagian akhlakmu lebih buruk dari orang jahiliyah?”.
Datang orang ke tiga dan menusukkan pedangnya ke jantung Sahlan.
“Ini untukmu yang tak mau menjaga lisanmu. Kau menganggap  ini sesuatu yang mudah padahal ini berarti banyak”.
Datanglah orang keempat. Mereka serentak mencabut pedang secara berturut-turut.
“Ini untuk yang tak mau berdamai dengan saudara dan tak mau menjenguknya ketika sakit”.
Kemudian, berkata salah seorang kepada Sahlan”.
“Cukup! Hei, kau, makanlah daun ini”.
Sekejap tubuh Sahlan pun menjadi normal kembali dan tali yang mengikat tubuhnya menghilang. Sahlan pun menangis dan menyesali akan perbuatannya itu. Berkata lagi orang itu.
“Telah sampai kepadaku jadilah kau di dunia ini seperti seorang musafir yang singgah sebentar di suatu negeri untuk melanjutkan perjalanannya dan hari ini lebih cepat lenyapnya, sedangkan hari esok bagi yang melihat, sangat dekat masanya. Jika kau mendapat hidayah taufik dan nikmat, bersyukurlah. Jangan kau gunakan waktumu sia-sia dengan memakai nikmat yang diberikan Rabbmu untuk bermaksiat kepada-Nya. Ingatlah akan semua itu, semua diciptakan hanya menjadi fasilitas jin dan manusia untuk beribadah pada Allah”.
Sahlan terbangun dari mimpinya dan terengah-engah. Ia sangat ketakutan, timbul keinginan untuk bertaubat. Setelah sholat Shubuh, sepupunya datang membawa buku catatannya yang tertinggal di ruang belakang aula. Sahlan berlari dan memeluk sepupnya itu untuk meminta maaf sambil menangis.



                                                                                          Oleh  Joni Apriyanto, Oceanerz_20