Yia
inilah kami, kaum yang kata orang pembawa perubahan, tulang punggung masa depan
bangsa, generasi perbaikan, kaum muda yang penuh impian, sang pemimpi sejati,
kaum terpelajar dan masih banyak yang lainnya. Mungkin itu tadi sekelumit
mengenai mahasiswa, sosok manusia yang bisa dikatakan on the top. Krena disinilah puncak dari sebuah pembelajaran sebelum
membaur dengan masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih real dan
disinilah proses itu dimulai atau dirintis.
Pembukaan
diatas sebenarnya nda akan bersinambung dengan apa yang ingin saya bahas
disini, yang sebenarnya hanya akan membahas berbagai aktivitas atau kebiasaan
mahasiswa (dari aktivitas pribadi). Adapun berbagai kegiatan yang
dilakukan mahasiswa yang notabene sebagai anak rantau, hidup
sebatang kara yang menempati ruang sempit ukuran 3x3.5m dengan fasilitas anak
kosan yang serba apa adanya. Check this
out!
Makan
Merupakan kegiatan rutinan,
karena bahwasanya logika tanpa logistik tak akan pernah berjalan. Disini (baca:
Jogja) pun banyak sekali tawaran tempat makan yang pastinya punya makanan dengan
menu dan tentunya kelas yang berbeda. Dari berbagai tempat makan ada beberapa
yang menjadi sarang mahasiswa dalam memenuhi logistiknya antara lain; Angkring
Pak No, Angkring (Le Slamet) Cuprek, Lima Sekawan, R.M. Inyong dan Takana Sajo.
Mungkin bisa sehari 3x seperti normalnya, atau lebih sering 2x dengan ketentuan
dijamak salah satunya. Dan hal yang perlu menjadikan pegangan yakni, “makanlah
apa adanya di hari² biasa, dan cukupkanlah gizi (makan enak) di hari²
pertempuran atau masa² ujian.. hehee..
Belanja
Bulanan
Rutinitas bulanan yang akan
selalu dijalani tiap awal bulan, karena pada waktu itu merupakan saat² yang
menggembirakan layaknya sebuah negara yang mampu mencapai sebuah swadaya
pangan. Selain itu dengan menjalankan kegiatan ini dapat menjadikan kita sebagai
manusia yang hemat, karena segala kebutuhan pokok dibeli dalam satu waktu
secara terprogram, layaknya sebuah keluarga berencana yang harus mengikuti
program KB yang ditawarkan oleh pemerintah. Be
Discipline!
Mencuci
Sebagai mahasiswa sudah
selayaknya adalah manusia yang sedang berproses menjadi manusia mandiri, dan
dengan kegiatan ini pula dapat membentuk jiwa tersebut. Karena kita dituntut
agar tetap menjaga kebersihan dan kerapian dalam berpakaian ditengah berbagai
aktivitas yang kita jalani didalam dunia kampus. Mencuci menjadi kegiatan rutin
tiap minggu yang biasanya di jalankan pada Jum’at pagi sebelum kuliah. Karena
secara naluriah seorang laki² adalah ia yang mampu mencuci pakaiannya sendiri, no laundry! Namun sayang hal ini banyak dilanggar oleh
kaum hawa, sosok yang seharusnya malah lebih rajin menyoal kegiatan ini, mereka
sebagian berkelit dengan alasan sibuk, tak ada waktu, atau mungkin jawaban
paling aman yakni alergi deterjen. So
Weird boi. Don’t try this at your kos.. ^.^
Buku
Hal wajib yang sebaiknya
dijadikan kebiasaan, yakni membaca buku. Buku yang dibaca pun terserah karena
sesuatu yang dipaksakan pasti hasilnya takkan baik. Buku ini sendiri dapat
diperoleh dengan membelinya, One month
One Book, atau agar lebih hemat dan memperbanayk bacaan bisa dilakukan
dengan meminjamnya. Maka dari itu berteman dengan teman yang hobinya berburu
buku akan sangat bermanfaat, yia setidaknya kita dapat mengikuti perkembangan
atau update buku² terbaru. Jenisnya
pun variasi mulai dari buku kuliah, biografi tokoh, novel bestseller hingga novel dengan kisah yang menginspirasi dan tak lupa
menyoal nasionalisme.
Rapat
Masuk dalam lingkup BEM KM FGE
ternyata tak selamanya membosankan, bahkan salah satu rutinitasnya yang berupa
rapat tiap departemen menjadi salah satu sarana pembius pikiran yang terkadang
buncah dengan berbagai materi kuliah + praktikumnya. Kebetulan disini saya
bergabung di PSDM dan dipertemukan dengan orang² pilihan yang luar biasa.
Mereka bahkan menjadi keluarga di tengah perantauan ini, tempat sharing berbagai hal dan teman
sepermainan.
Nonton
Refreshing paling menyenangkan
yang dilakukan tiap awal bulan atau pertengahan. Menikmati sajian film baik
karya anak bangsa atau hasil import dari luar. Pelepas penat paling mujarab
yang pernah ada. Dan tempat biasa yang lagi-lagi menjadi sarang mahasiswa
berkumpul yakni Studio 21 @Amplaz atau Empire XXI. Namun, apabila dana yang
tersedia sedang menyempit bisa diambil jalan pintas dengan menontonnya lewat
laptop.
AAI
(follow up)
Kegiatan keagamaan sebagai sarana
benteng kita sebagai anak rantau yang jauh dari pengamatan orangtua. Tempat
mengukuhkan ukuwah dan sharing
tentang agama dan hal-hal yang berkaitan. Dilakukan dengan waktu yang fleksibel
dan pada tempat-tempat yang nyaman. Disini pula sebagai sarana mendalami agama
Islam ini yang begitu indah apabila kita mau menyelaminya.
Inilah gambaran aktivitas mahasiswa, namun demikian yang tetap harus menjadi prioritas adalah KULIAH!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar